Salada Mondai, si Red Oakleaf Lettuce

Mar 28

Salada Mondai, si Red Oakleaf Lettuce

Hari ini saya pengen cerita tentang si cantik berdaun merah ini. Yuk, kita lihat, siapa dia sebenarnya? Namanya salada Mondai (bukan monday lho). Nama populernya red oakleaf lettuce. Disebut oakleaf karena memang bentuk daunnya mirip daun pohon oak (pohon ek). Oakleaf lettuce sendiri ada dua warna, hijau dan merah, dan merupakan jenis heirloom yang sudah terkenal...

Read More

Indigenous Microorganism (Mikroorganisme Lokal) – dari IMO1 sampai IMO5

Mar 25

Indigenous Microorganism (Mikroorganisme Lokal) – dari IMO1 sampai IMO5

Kita pasti sudah familiar dengan istilah MOL (mikroorganisme lokal) dari nasi berjamur, ‘kan? Istilah Inggrisnya Indigenous Microorganism atau disingkat IMO. Selain caranya gampang, ternyata hasilnya juga lumayanlah untuk skala rumahan. Masalahnya, saya dulu tak cukup memahami fungsi sebenarnya dari mol nasi tersebut. Yang saya tahu, mol nasi itu bagus untuk...

Read More

Peternakan Bakteriku

Mar 19

Peternakan Bakteriku

Selama ini, saya berkebun cuma menggunakan satu dua pupuk cair yang bisa dibuat sendiri, itu pun tidak lengkap. Untuk masa vegetatif, biasanya saya cuma mengandalkan POC azolla, mol nasi, fermentasi urin plus air cucian beras, dan POC jeroan ikan. Lalu untuk masa generatif tanaman, saya cuma pake POC kulit udang. Cuma itu, tidak lebih. Untuk jenis sayur-sayuran,...

Read More

Huru-Hara Media Sosial

Mar 18

Hari ini niatnya ga mau buka situs media sosial karena ingin fokus menyelesaikan utang editan naskah, tapi…berhubung saya harus mengirimkan file data website ke seorang teman via inbox FB, mau tak mau saya mesti buka juga itu FB, dan alhasil saya kebablasan mantengin media sosial! Yah, tau sendirilah, media sosial itu seperti candu kalau kita tak pandai-pandai...

Read More

Radish si Lobak Mini yang Imut

Mar 14

Radish si Lobak Mini yang Imut

Saya lagi malas tingkat kuadrat ini, habis di sini panas sekaliiii, bawaan capek melulu hiks *ngeluhhh aja huh*. Rencananya hari ini mau keluar beli bahan-bahan untuk bikin alat baru, namanya vortex brewer (keren yak namanya, padahal intinya rumah lelembut alias mikroba kwkwkw), buat ternak bakteri saya yang imut-imut itu tuh tapi ga jadi, besok aja deh. Sekarang...

Read More

Rimbang aka Takokak aka Terung Pipit

Mar 06

Rimbang aka Takokak aka Terung Pipit

Yak, lanjut! Mumpung lagi rajin nulis Kali ini saya mau cerita tentang si rimbang yang tidak disengaja tumbuhnya. Ternyata, kalau di luar pulau Sumatera itu, banyak yang belum familiar dengan sebutan rimbang. Umumnya sayur buah ini lebih dikenal dengan sebutan tekokak/takokak (pulau Jawa), cepokak atau terung pipit. Sedangkan orang Sumatera Utara dan Sumatera Barat...

Read More

Khopay, Si Sayur yang Menggemaskan

Mar 06

Khopay, Si Sayur yang Menggemaskan

Khopay, nama sayur yang baru saya dengar itu, akhirnya saya tanam juga. Eh, sebenarnya sih sudah dari tahun lalu dengar dan nanamnya, cuma baru diposting sekarang (mumpung lagi rajin hehe). Ada yang bilang kalau khopay itu sama dengan White Pak Choy, tapi saat saya googling, gambarnya kok tidak sama persis ya? Kalau googling ‘khopay’, hasil pencariannya...

Read More

Membuat Komposter Mini Sederhana

Mar 05

Membuat Komposter Mini Sederhana

Setelah mencoba keranjang takakura untuk membuat kompos, akhirnya tahun lalu, saya juga mencoba membuat komposter mini dengan model lain yang lebih bersih, yaitu menggunakan tong cat bekas. Alasannya, pertama karena keranjang takakura yang saya buat itu tidak cocok diletakkan di teras atau indoor, sebab cairan hasil samping pengomposannya meleber ke mana-mana...

Read More

Hidroponik Perdanaku

Feb 25

Hidroponik Perdanaku

Sudah lama sebenarnya saya penasaran dengan hidroponik, yaitu sistem menanam tanpa tanah, yang sering saya lihat di foto-foto teman-teman facebook. Rasa penasaran saya itu muncul karena melihat hasil panen kebun hidroponik teman-teman itu bagus-bagus sekali, montok-montok, gendut-gendut, dan suburrr. Jadi ngiler deh. Singkat cerita, sebelum saya mencobanya sendiri,...

Read More

Tentang Surat dan Prangko di Zamannya

Jan 31

Tentang Surat dan Prangko di Zamannya

Tiba-tiba saja saya merindukan seamplop surat menyambangi rumah saya yang diantar langsung oleh Pak Pos setelah membaca buku Sepeda Merah-nya Kim Dong Hwa. Seperti zaman saya kecil, ketika saya masih rutin berkirim surat ke majalah Bobo, atau saat SMP, ketika berkirim surat dengan sahabat pena, semua itu benar-benar menyenangkan. Saya rindu sepucuk surat di dalam...

Read More
Page 1 of 1412345...10...14