Kebunku Jilid 2: Jambu dan Mangga

Apr 26

Keluarga jambu dan mangga saya bertambah! Sebelumnya sudah ada pohon Mangga Kelong (kurang tau nama komersilnya) milik orangtua saya, sudah dewasa dan berbuah berkali-kali. Usianya saya rasa sudah lebih dari 5 tahun sepertinya, tidak saya hitung hehe. Buahnya manis sekali, seratnya tidak begitu terasa tapi juga tidak licin seperti mangga arum manis. Gurih. Sayangnya, ia sudah lama sakit, diserang pembusuk batang dan tidak bisa diobatin lagi. Tapi uniknya, ia tetap berbuah banyak, hanya saja buahnya tidak bisa matang di pohon. Rencananya mangga ini akan kami cangkok.

Jambu Biji Australia (klik gambar untuk memperbesar)

Selain itu ada Jambu Biji Australia milik orangtua, si merah yang tumbuh dewasa. Daun, kulit dan daging buahnya berwarna merah. Si jambas juga diserang hama putih dan ulat buah, sampai saat ini belum ada penanganan khusus. Rencananya pun si merah ini akan dicangkok juga untuk mendapatkan bibit baru. Hasil cangkok Mangga Kelong dan Jambu Australia ini insyaAllah akan saya tanam sendiri :)

Ok, kita sudahi dulu kisah tentang tanaman orangtua saya, sebab saya ingin bercerita tentang keluarga baru saya – Jambu Air Kancing Merah, Jambu Biji Variegata, dan Mangga Endog – hehe…. :P

Jambu Air Kancing Merah saya beli bibitnya di pameran tanaman dekat rumah, alhamdulillah dapat harga murah. Kebetulan yang ini memang tabulampot. Saat beli, pohonnya udah lumayan gede dan ada calon bunganya. Tapi sayang, curah hujan di sini sedang tinggi-tingginya, setiap hari hujan terus sehingga calon bunganya banyak yang rontok, hiks :(

Selain jambu air Kancing Merah, saya juga dapat bibit pohon jambu biji variegata dan mangga endog. Kedua bibit pohon ini saya dapat gratis dari taman wisata Mekarsari pas ikutan greenland tour hahaha….lumayan lah, beli tiket cuma 50rb doang, udah bisa jalan-jalan keliling Mekarsari, berkunjung ke tiga tempat budidaya buah yaitu melon, salak pondo, dan belimbing. Plus dapat paket buah 2 macam, souvenir, soft drink, dan bibit tanaman buah, hihi.

Jambu biji variegata termasuk langka, unik, dan menarik. Disebut variegata karena dalam satu tanaman memiliki tiga warna daun yang berbeda, yaitu daun berwarna hijau tua polos tanpa belang-belang, hijau belang-belang putih, atau hijau belang-belang merah. Tanaman ini merupakan hasil mutasi dari varietas jambu biji Kampuchea. Kalau manusia ada sebutan albino, nah di dalam tanaman sebutannya variegata. Jambu biji variegata ini kulit buahnya berwarna hijau, namun daging buahnya berwarna merah. Warna merahnya lebih muda dibanding Jambu Australia yang super duper merah kwkwkw.

Jambu Air Kancing Merah
- Jambu Air Kancing Merah (kiri), Jambu Biji Variegata dan Mangga Endog (kanan).
Klik gambar untuk memperbesar -

Yang terakhir adalah mangga Endog. Bentuk buahnya seperti mangga apel. Tapi saya rasa untuk mangga endog, masih lama tumbuhnya dan berbuah. Sementara untuk jambu biji variegata saya rasa bisa cepat, soalnya sekarang saja sudah mulai tumbuh banyak tunas baru, senangnya ^_^

Semoga saya bisa merawat kebun mini saya dengan baik dan benar. Menanam pohon ibarat investasi dunia dan akhirat, harus dijalankan dengan ikhlas dan penuh kasih sayang supaya mereka merasa senang dan nyaman hidup bersama kita :)

NB: foto-foto ini saya ambil sudah lama, jadi kondisi pohonnya sudah jauh berubah dibanding yang difoto.

advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>