Tomat Cherry

Dec 01

Ini kisah tentang keluarga si Tomcher. Bukan Tom and Jerry ya… tapi Tomcher alias si tomat cherry yang benihnya saya dapat sekitar bulan April 2012 lalu dari program BLT grup sayuran di Facebook. Walaupun benih diterima saat bulan April, tapi saya baru semai dan tanam itu bulan Juli… kelamaan ya hehe…

Tomat cherry adalah salah satu jenis tomat yang ukuran buahnya kecil seperti buah cherry. Jenis ini sebenarnya memiliki banyak varian seperti Sweet 100, Gardener’s Delight, Rojita, Golden Gem, dsb. Yang saya punya ini tidak tahu varian apa, soalnya dapatnya kan dari hasil yang ditanam teman, labelnya cuma tomat cherry saja, dan kurang tahu sudah turunan ke berapa. Bulan lalu saya udah beli benih tomat cherry yang varian Rojita F1 dan Golden Gem F1 dari Pak Agus Budiono di Benih Kerajinan, rencananya mau saya tanam lagi. Mudah-mudahan bisa lebih maksimal hasilnya daripada varian yang sekarang ini.

Menurut artikel yang pernah saya baca, tomat cherry cocok ditanam pada daerah ketinggian 600-1500 m dan bersuhu 17 -28 derajat Celcius. Jadi bisa ditanam di tempat yang sejuk maupun panas. Ciri-ciri buah yang baik adalah: warnanya full, kulit buah halus, dan tidak pecah.

Menanam tomat ternyata tidak serumit yang saya bayangkan. Untuk menyemai bijinya, media tanam usahakan poros/gembur. Saya menggunakan campuran tanah-kompos-sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1. Rasa-rasanya cepat sekali pertumbuhan tomat cherry ini. Dalam kurun waktu kurang lebih 3-4 bulanan sudah bisa panen. Sebenarnya kalo kata teman, 3 bulan itu sudah bisa panen kalo optimal. Saya butuh sekitar 4 bulan baru panen karena waktu itu kelamaan memindahkan semaian ke pot tanam. Jadi pohon tomat cherrynya udah bantet duluan baru dipindah huhu.

semaian tomat cherry

tomat cherry usia 1 bulan (kurang lebih), terlambat dipindah ke pot tanam jadinya lambat pertumbuhannya

usia 2 bulan, udah belajar berbunga

Karena niat saya mau bertanam secara organik, maka pupuk yang saya kasih juga pupuk organik, pas ada bikinan sendiri hehe. Pupuk yang saya kasih di awal pertumbuhan itu hanya pupuk N dari POC Azolla seminggu dua kali dengan dosis encer, lumayan pertumbuhannya cukup subur. Bisa juga air rendaman pupuk kandang atau kompos. Setelah muncul bunga, saya siram ke media tanamnya POC kepala udang supaya bunganya ga rontok. POC kepala udang banyak mengandung kalsium, katanya sih bagus buat bunga dan calon buah. Alhamdulillaah ada efeknya, bunga jadi ga rontok lagi. Saat buah sudah membesar dan akan menguning, disarankan dikasih pupuk buah supaya maksimal. Bisa dikasih jus buah fermentasi (nanti postingannya menyusul tentang ini). Nah ini yang saya kelewatan, lupa kasih pupuk buah :D

tomat cherry mulai menguning

tomat cherry mulai matang

Kendala menanam tomat kalo di saya baru ada dua; Pertama, hama kutu putih yang nempel di bagian bawah daun. Kedua, bunga yang tidak semua jadi buah, keburu rontok. Makanya hasil panen tomat kali ini cuma sedikit. Dari 1 tangkai gerombolan buah, yang jadi cuma empat buah aja rata-rata. Padahal teman-teman saya tomatnya rammeeee bener dalam 1 tangkai, wih ngiler deh liatnya, maasyaa Allaah. Di saya itu ada 4 tangkai dalam satu pohon, dan tentunya terus bertambah di atas. Ohya, pohon tomat cherry ini puaanjaaangg kali batangnya, tinggiii… plantstake penyangga saya sampai kurang tinggi jadinya!

hama kutu putih, keliatan kan di bawah daun tuh putih-putih. itu ujung plantstake saya, batang tomatnya masih tinggi lagi menjulang haha

tomat cherry full matang

Terus terang kloter pertama tomat saya kali ini benar-benar kurang maksimal, soalnya ini pertama kali saya nanam tomat secara serius haha… kalo dulu kan nanamnya asal lempar aja bijinya ke pot, trus dibiarin tumbuh gitu aja tanpa pupuk apa-apa, malah kurang diperhatikan sampai-sampai jadi tempat pup si meong haha (masih ingat kan cerita tentang tomat-tomat saya dulu hihi).

Rencananya tomat ini mau saya ganti pohonnya sama yang baru, berhubung hama kutu putihnya udah menyerang semua daun tanpa sisa. Ribet kalo mesti menangani ini, mending rotasi tanaman aja. Pokoknya tekad saya untuk nanam tomat berikutnya akan lebih serius lagi, minimal udah tau pola tingkah si tomat, tantangannya, dsb, jadi sudah mulai bisa ancang-ancang.

panen tomat cherry organik

Tepat 30 November 2012 kemarin saya panen tomat cherry ini hihi. Sebelumnya sebenarnya udah dipanen juga, tapi cuma 2 buah doang, ini lumayan agak banyak. Alhamdulillaah, senangnyaaa… baru kali ini makan tomat hasil tanam sendiri, organik lagi, bebas pupuk dan pestisida kimia. Tadi udah saya bikin tomat siram madu, enakkk deh, seger. Tapi sayangnya tomat cherry saya ini rasanya agak asam, ga manis seperti yang dibilang teman-teman saya. Mungkin karena memang pupuk buahnya kurang maksimal. Kalau saja maksimal, mungkin ada manisnya tuh tomat cherry kayak tomat anggur yang saya tanam dulu.

Nah, tunggu apa lagi? Buruan tanam tomat kita sendiri! ^_^

NB: Kalau mau baca-baca tips menanam tomat, bisa berkunjung ke blognya mbak Esa di sini, lumayan lengkap referensinya.

advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>