Binahong

Oct 15

Ketemu lagi dengan kabar keluarga pohon, nih! Kali ini ada Binahong, si hijau yang merambat, lebat dan berkhasiat banyak manfaat. Bibit Binahong ini saya dapat dari seorang sahabat, Farida Hanim, pemilik toko online Elfatica di Surabaya.

Saya baru dengar nama Binahong ini ketika Hanim, sahabat saya itu, bercerita tentang wisata herbal di Jawa Timur. Khasiatnya yang banyak membuat saya ingin juga menanamnya. Belakangan, setelah berbulan-bulan merawat tanaman ini, saya baru tahu kalau saudara saya yang rumahnya dekat dengan rumah saya, ternyata punya tanaman Binahong juga yang sudah merambat kemana-mana haha. Jauh-jauh ke Surabaya, ternyata di dekat rumah ada, dasar saya malas bertanya, ya :D

Binahong, yang nama latinnya Bassela rubra linn, atau yang dikenal dengan nama Heartleaf di negara barat dan Deng san chi di Cina, merupakan tanaman dari famili Basellaceae. Konon kabarnya berasal dari Korea dan biasa dikonsumsi oleh orang Vietnam pada masa perang melawan Amerika Serikat. Di Tiongkok, Korea dan Taiwan, Binahong sudah sejak ribuan tahun yang lalu dikonsumsi oleh masyarakatnya. Di Indonesia sendiri tanaman ini baru populer beberapa tahun belakangan sebagai tanaman obat alternatif alami yang banyak mengobati penyakit berat maupun ringan.

Binahong

Binahong dalam pot

Yang biasa dikonsumsi sebagai obat dari Binahong ini adalah daunnya, tapi umbi dan batangnya pun banyak juga digunakan. Ibu saya sudah lebih dari seminggu rutin minum air rebusan Binahong ini. Menurut yang beliau rasakan, rasa nyeri pada kaki dan badan karena asam urat sudah berkurang banyak sekarang, bahkan jadi mudah tidur di siang hari dan badan terasa lebih segar. Saya sendiri beberapa kali menggunakan daun Binahong untuk luka, wah, cepat sekali keringnya! Saya aja sampe kaget lho. Teman saya lain lagi, menggunakan binahong untuk obat jerawat, dan katanya memang ampuh.

Bentuk daun binahong seperti bentuk hati dengan pinggirannya dikelilingi garis berwarna merah. Batangnya berwarna merah, tapi saat masih muda batangnya berwarna hijau muda. Bagian pangkal daunnya lebih tebal dan seperti berisi cairan. Jika sudah usia dewasa, di sepanjang batang binahong akan terlihat umbi-umbi kecil. Binahong yang sudah tua akan menghasilkan bunga yang bentuknya memanjang dan ada serbuknya kecil-kecil berwarna agak keputihan (kebetulan yang punya saya belum berbunga).

Daun Binahong

Daun Binahong

Apa aja, sih, khasiat dan manfaat Binahong? Berikut saya sadur dari Blog dokter Indonesia khasiat Binahong untuk penyakit berat dan ringan beserta resepnya.

Cara konsumsinya sama, yaitu rebus daun dengan 2 gelas air sampai hanya tersisa 1 gelas saja, diminum setiap hari, sehari sekali sudah cukup. Untuk takaran jumlah daunnya berbeda-beda setiap penyakit, bisa dilihat di bawah ini:

Untuk Penyakit Berat

  • Batuk/muntah darah: 10 lembar
  • Kencing manis: 11 lembar
  • Paru-paru/bolong: 10 lembar
  • Radang ginjal: 7 lembar
  • Sesak nafas: 7 lembar
  • Darah rendah: 8 lembar
  • Borok akut(menahun): 12 lembar
  • Patah tulang: 10-20 lembar
  • Gegar otak ringan/berat: 10 lembar
  • Gatal-gatal/eksim kulit: 10-15 lembar (selain diminum, bisa dijadikan obat luar dengan meremas daun sampai getahnya keluar, lalu oleskan ke bagian yang sakit)

Untuk Penyakit Ringan

  • Ambeyen berdarah: 16 lembar
  • Habis bedah/operasi: 20 lembar
  • Luka bakar: 10 lembar
  • Luka karena kecelakaan/benda tajam: 10 lembar (untuk luka luar, selain diminum, bisa juga daun diremas-remas sampai keluar getahnya lalu dioleskan ke bagian luka, luka akan cepat kering)
  • Hidung mimisan: 4 lembar
  • Jerawat: 8 lembar (selain diminum, oleskan juga daun yang sudah diremas-remas ke bagian jerawat, biasanya jerawat akan cepat berkurang dan jika rutin digunakan akan cepat hilang)
  • Usus bengkak: 3 lembar
  • Disentri: 10 lembar
  • Gusi berdarah: 4 lembar (selain diminum bisa dijadikan air kumur-kumur)
  • Kurang nafsu makan: 5 lembar
  • Kelancaran haid: 3 lembar
  • Habis bersalin/melahirkan: 7 lembar
  • Lemah syahwat: 3-10 lembar
  • Penghangat badan: 5 lembar
  • Menjaga stamina tubuh: 1 lembar

Sumber: “Rahasia Pijat Jawa Untuk Kesehatan dan Penyembuhan…”, halaman 113-114, disusun oleh Ny. S. Jatiningrum, Dua Media, Surabaya, 2011

Bagi wanita hamil sebaiknya dihindari dulu mengkonsumsi ramuan binahong karena khawatirnya mengganggu janin.

Saya kutip juga kandungan kimia Binahong ini dari blog farmasi:

Kandungan kimia binahong antara lain saponin triterpenoid, flavonoid, dan minyak atsiri (Rachmawati, 2008). Flavonoid yang bersifat antioksidan dapat menghambat kerja enzim xantin oksidase, sehingga dapat menghambat pembentukan asam urat (Aninda, 2008), serta asam oleanolic yang merupakan senyawa triterpenoid memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi (Liu .J, 1995). Zat aktif yang terkandung di dalamnya, diharapkan binahong bisa menjadi alternatif terapi gout untuk mengurangi kadar asam urat dengan efek samping yang jauh lebih kecil dibanding dengan obat sintetis.

Daun binahong diketahui mempunyai kandungan asam oleanolik (Hammond et al., 2006). Asam oleanolik tersebut mempunyai khasiat sebagai antiinflamasi dan bisa mengurangi rasa nyeri pada luka bakar (Tshikalange, 2007).

Lengkapnya bisa dibaca di sini ya

Tanaman ini gampang sekali tumbuhnya dan cepat merambat, tidak terlalu membutuhkan perawatan ekstra. Yang di rumah saya aja ga diapa-apain, cuma sekali aja dipupuk waktu awal-awal, dikasih mol nasi. Kalau hari hujan ya ga disiram lagi. Kalau seharian ga ada hujan, baru disiram. Binahong cocok untuk ditanam di dataran rendah atau daerah panas maupun dataran tinggi. Bisa ditanam di tanah langsung, bisa di dalam pot. Kalau ditanam di pot, syaratnya cuma satu, jangan sampai media tanamnya basah terus atau becek, nanti akar dan umbi di dalam tanah cepat busuk. Untuk mencegah hal itu terjadi, letakkan Binahong di tempat yang kena cahaya matahari langsung, minimal sehari beberapa jam saja juga cukup, asal jangan basah. Kasih juga lubang di bagian bawah pot untuk tempat keluarnya air. Nah, gampang, kan? Jadi bagi yang baru belajar menanam ga usah khawatir, tanaman ini layak ditanam sebagai tanaman obat keluarga.

Cara menanam Binahong ini bisa dari umbi maupun stek batang. Kebetulan di rumah saya cuma ada satu pot dan sekarang sedang diperbanyak lagi beberapa pot soalnya daunnya cepat gundul karena dipetik terus. Selain itu, banyak juga yang berminat menanam Binahong ini, jadi rencananya akan dibagi-bagikan untuk saudara juga karena beberapa orang ada yang butuh. Nah, umbi yang melekat di batangnya itu kita petik saja pelan-pelan, nanti dia akan lepas dengan mudah tanpa harus memotong batang Binahong. Tanam umbi di gelas atau wadah plastik kecil dan jaga agar media tanam tetap lembab tapi tidak basah. Kalau basah atau terlalu banyak disiram air, umbinya cepat busuk. Setelah ditanam, beberapa hari binahong akan tumbuh daun dan akar. Kalau sudah agak besar dan daunnya mulai banyak, binahong sudah bisa dipindah ke pot besar.

Umbi Binahong

Umbi Binahong

Bibit Binahong

bibit Binahong yang akan ditanam

Tahu nggak, di dekat rumah saya ada yang menjual pohon binahong seharga 150rb per pohon dewasanya, wew…muahal amat ya! Sama dia juga dijual daunnya saja untuk obat, per daun 2rb. Kalau per paket daun kering untuk obat itu 60rb. Huhu…ternyata informasi tentang binahong ini masih sangat minim di masyarakat. Saya baruuu juga denger dari ibu saya, kebetulan beliau satu angkot sama yang jual itu. Saya pikir kasihan juga yang beli karena ga paham dan ga sampainya informasi tentang daun ini, padahal kalau tahu mungkin dia bisa tanam sendiri dan ga perlu beli mahal-mahal ya. Tapi begitulah ikhtiar orang untuk sehat. Tugas kita yang sudah tahu untuk menyampaikannya supaya mereka bisa sehat tanpa bayar mahal. Kasihan kan kalau ternyata yang sakit itu orang kurang mampu dari segi finansial.

Ohya, di pasaran juga ada lho dijual ekstrak binahong sudah dalam bentuk kapsul. Keren ya! Saya dan ibu saya akhirnya bertekad untuk memperbanyak binahong buat dibagi-bagikan kalau ada yang butuh, dan doakan saja suatu saat bisa bikin kapsul binahong juga, kepengen coba, itung-itung menerapkan ilmu saat kuliah dulu, aamiin.

Tuh, sudah tahu kan khasiat Binahong? Selain berkhasiat, pohonnya bisa jadi tanaman hias juga lho kalau ditanam di dalam pot yang cantik trus dikasih jalaran manis. Yuk, tanam binahong! ^_^

Update September 2013

Karena kebutuhan kami dalam mengonsumsi daun ini sangat besar, maka pohon binahongnya kami pindah ke tanah. Daunnya jadi lebih tebal dan besar, dan lebat. Mantab deh! :D

Binahong setelah dipindah ke tanah

Binahong setelah dipindah ke tanah

advertisement

14 komentar

  1. Salam penal…

    Jadi bisa buat tanaman obat buat kebun… kira-kira susah gak perawatan tanaman binahong ini?
    Thanks…

    • Evyta Ar /

      Tanaman binahong perawatannya tidak susah, Mbak. Cukup rajin disiram saja setiap hari asal media tanamnya tidak kering, dan cukup cahaya matahari. pupuknya juga tidak terlalu susah, cukup disiram air cucian beras juga sudah bisa

  2. Nah, ketemu juga.
    Tadinya mau memperbanyak binahong di rumah, tapi ga ngerti caranya. Jadi stek batang juga bisa ya. thx

    • Evyta Ar /

      iya stek batang bisa juga. kalau di batangnya udah ada tumbuh umbi, itu lebih bagus, lebih cepat numbuh akarnya bila dari umbi, walaupun kecil. good luck!

  3. pada dasarnya binahong batangnya di lempar saja tumbuh

  4. Di rumah, binahong saya jadikan pagar hidup. Memang g bisa tegak sendiri harus ada rangkanya. Tapi cukup artistik juga kok… :)

  5. ani sumarni /

    Kalau untuk diabetes bisa kan ya,,, brp lembar untuk 1x rebusnya?

  6. alamatnya d mana gan??

  7. cara bikin rangka buat tanaman merambat itu gimana ya? makasih sebelumnya

  8. bibit BINAHONG MERAH gratis
    Butuh bibit binahong gratis, di tempat kami tumbuh tanaman binahong merah yg dulunya ditanam, sekarang merambat ke atap kandang, cara menanamnya sangat mudah cukup stek batang atau deder umbi nya yg menempel di batang2 tanaman
    Kalau ada yg butuh bibit binahong stek atau umbinya silahkan ambil di Tosari pasuruan,
    alamat :
    Bromo Tanjung Pondok Tani (HOMESTAY)
    Dukuh Tanjung, Desa Baledono, Kecamatan Tosari,Kabupaten Pasuruan
    Tlp /sms: * 081385458993-081553258296 (Dudick) *
    Dicapai dengan rute Pasuruan – Warungdowo – Ranggeh – Pasrepan – Puspo – Tanjung Km 95 pos jaga doreng.turun- (Baledono – Tosari)

  9. asrina /

    assalammualaikum.
    selamat sore.. mohon bantuan infonya.. dimana saya bisa dapatkan bibit binahong ini?
    di daerah saya, dumai-riau, untuk mendapatkan bibitnya susah, kalo beli kapsulnya sampai Rp 800rb /6 btr.
    tolong infonya yaaa :)

  10. binahong,…. luar biasa

  11. mau tanya cara memperbanyak binahonh yang hijau bagai mana?…. apa melalui stek atau biji-bijinya. dan apa berbeda daun yang merah sama yang hijau, bagai mana kalau kita rebus daun hi8jau dan daun merah secara bersamaan teng”s ya

    • Evyta Ar /

      iya mbak, cukup distek aja daunnya itu. lebih gampang tanam umbinya. kan di batangnya suka ada umbi kecil2 tuh, nah itu aja tanam, cepat berakarnya.

      binahong memang ada yang merah? setau saya binahong cuma hijau. kalau daun sirih baru ada yang merah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>