Azolla Microphylla

Aug 01

Sudah dua bulan ini kami memelihara ikan patin dan gurame lagi di kolam belakang yang sudah lama tak terpakai. Awalnya kami memberikan pelet ikan sebagai makanannya, tapi kok rasa-rasanya kurang puas ya kalau dikasih pelet melulu (selain biayanya juga lumayaaannn hehe). Kadang-kadang kami masukkan juga kangkung ke dalam kolam supaya ikannya cepat besar. Trus timbullah niat pengen coba pakan ikan organik yang dibuat sendiri dari kotoran hewan, tapi kemudian ada seorang teman jejaring sosial yang biasa saya panggil om Dody yang merekomendasikan Azolla Microphylla sebagai pakan ikan. Selain bisa dibudidayakan sendiri, yang artinya bisa menghemat pengeluaran pakan, katanya nutrisinya juga lebih bagus daripada pakan organik lainnya. Ya sudah, karena penasaran dan tertarik, akhirnya saya cari tahulah ini Azolla Microphylla dari penyedianya langsung, soalnya yang pernah saya dengar itu cuma Azolla Pinnata yang biasa dipelajari saat belajar Biologi di SMA dulu.

Sekadar informasi, Azolla adalah satu-satunya genus paku air yang mengapung dari suku Azollaceae (yang ini asli modal copas hehe, soalnya dulu belajar Biologi banyakan lupa hapalannya). Biasanya dia akan bersimbiosis dengan bakteri biru-hijau bernama Anabaena Azollae, yang kemudian mengikat nitrogen langsung dari udara. Selain itu, nilai nutrisi yang terkandung di dalamnya terdiri dari kadar protein tinggi antara 24-30%, kadar asam amino essensialnya, terutama lisin 0,42%, lebih tinggi jika dibandingkan dengan konsentrat dedak, jagung, dan beras pecah. Itulah sebabnya mengapa Azolla Sp. begitu potensial sebagai pupuk hijau dan memberikan hasil panen yang tinggi. Umumnya tingkat laju pertumbuhan tanaman Azolla pada kondisi optimal bisa mencapai 35% setiap harinya. Selain untuk pupuk hijau, Azolla juga bisa dimanfaatkan untuk pakan ikan.

Nah, yang biasa kita jumpai di sawah-sawah itu namanya Azolla Pinnata, berbeda dengan Azolla Microphylla yang sedang kita bahas ini. Meskipun bentuknya rada-rada mirip (yah, namanya juga sodaraan), Azolla Microphylla ternyata memiliki beberapa keunggulan dibandingkan enam saudaranya yang lain. Dari segi volumenya, Azolla Microphylla bisa tumbuh lebih menebal dan bertumpuk. Selain itu nutrisi yang terkandung di dalamnya juga lebih baik. Ikan yang diberi Azolla Microphylla katanya selain cepat besar dan gemuk, kandungan proteinnya juga berlipat. Untuk tambahan informasi terkait pupuk, bisa dibaca di webnya Batan.

Setelah mengerti sedikit-sedikit tentang Azolla Microphylla, dan ternyata budidayanya juga ga terlalu sulit bin ribet, eng ing eng… akhirnya datang jugalah si AzoMic ini ke rumah kami tanggal 14 Juli lalu. Kondisinya saat itu sebagian masih segar dan hijau, sebagian lagi sudah mulai coklat, mungkin karena stress setelah melalui perjalanan jauh lewat udara.

Tempat budidaya: Cukup menggunakan wadah kotak plastik, box kayu, atau kolam terpal buatan sendiri, yang penting nggak mudah lapuk. Kalau punya lahan, bisa pakai kolam tanah. Bagi yang pakai kolam non-tanah, kalau bisa dibuat juga water level untuk kontrol air. Ini sangat berguna ketika musim hujan karena air di dalam kolam akan penuh. Dengan adanya kontrol air, air akan keluar secara otomatis jika melewati batas level ketinggian. Caranya cukup buat saja lubang dua atau tiga buah di dinding kolam.
Saya sendiri menggunakan kotak kayu berlapis plastik, bekas kolam ikan laga alias ikan Cupang (kalau di Medan nyebutnya ikan laga).

Media: Saya menaburkan kompos + pupuk kandang (sesuai saran), baru diisi air. Sebenarnya lebih banyakan komposnya sih, pukannya cuma sedikit. Airnya yang saya gunakan air kolam ikan yang agak hijau.

Awalnya karena saya belum terlalu paham, saya masukkan kompos dan pukannya kira-kira saja, tapi ternyata mungkin kurang tebal dan airnya terlalu tinggi (karena tadinya tinggi air boleh antara 5cm-20cm). Lalu supaya hemat tempat, saya pikir jika dibuat bertingkat jadinya lebih praktis, karena kebetulan wadahnya memang bertingkat, jadilah seperti gambar di bawah ini hihi…

BEFORE: Azolla Microphylla dalam kolam rendah, airnya terlalu tinggi, medianya terlalu tipis, dan kurang kena sinar matahari (klik foto untuk memperbesar)

Ini tampilan AzoMic dari dekat saat sampai, setelah ditebar di kolam.

Azolla Microphylla dari Dekat

Penampakan dari dekat ketika sampai (klik foto untuk memperbesar)

Azolla Microphylla Sakit

Dua hari kemudian, AzoMic saya banyak yang tenggelam dan yang mengapung warnanya ada yang coklat dan butek. Tampilannya seperti ini nih:

Azolla Microphylla Sakit

BEFORE: Tampilan AzoMic yang sakit. Warna coklat dan sebagian tenggelam (klik foto untuk memperbesar)

Setelah bertanya pada pak Sebastian, beliau bilang kondisi seperti ini karena kurang kena cahaya matahari. Lalu beliau menyarankan untuk dikurangi airnya dan ditambah medianya, lalu dipindah ke lokasi terbuka yang terkena cahaya matahari langsung, plus diberi tambahan nutrisi berupa pupuk P. Bisa juga ditambahkan lumpur hijau dari dasar kolam kalau sedang membersihkan kolam ikan.

Langkah Penanganan

Akhirnya saya langsung terapkan saran beliau. Saya keluarkan AzoMic dari kolam (taruh di ember dulu). Lalu air di kolam AzoMic saya kurangi sampai hanya setinggi 5cm dari media. Untuk medianya, saya tambahkan kompos sampai cukup tebal, saya rasa sekitar satu buku jari lebih dikit, kurang lebih 3cm tebal medianya. Setelah itu saya masukkan lagi si AzoMic. Yang coklat-coklat kering saya remas-remas, begitu juga dengan yang tenggelam, tujuannya agar sporanya lepas dan menyebar.

Lalu bak kolamnya saya letakkan masing-masing di tempat yang tidak terhalang sinar matahari, jadi tidak bertingkat lagi, tapi tidak saya letakkan di lapangan terbuka langsung sih, masih di samping tembok, hanya saja sudah tidak ada halangan atap lagi. Tapi kondisi ini membuat kolam tidak mendapat sinar matahari seharian, hanya matahari siang dan sore. Tadinya rencana saya mau diletakkan di atas kandang ayam. Kebetulan di rumah ada kandang ayam yang ga terlalu tinggi, nah atapnya itu cukup ideal untuk tempat kolam AzoMic. Tapi berhubung saya ga sempat-sempat bikin kolam yang lebih ringan beratnya, akhirnya saya sabarkan dulu dengan kondisi yang ada.

Oke, kita lanjut (masih panjang curhatnya hehe…).

Dua hari kemudian, saya lihat di kolam AzoMic ini sudah mulai banyak remahan-remahan AzoMic yang mati tadi pada naik ke atas gitu, sebagian malah sudah mulai hijau lagi, seperti ada buih-buihnya. Mungkin itu bakalan anaknya kali ya…
Trus kebetulan hari itu kami membersihkan kolam ikan, saya panen lumpur ijo deh jadinya. Kalau nguras kolam ikan, biasanya kan suka ada lumpur-lumpur ijo gitu di dasar kolam, sisa-sisa makanannya, kotorannya, dan aneka lumut. Naaah, lumpur itu saya masukkan aja ke kolam AzoMic, satu kolam satu gayung hihi :D

Beberapa hari kemudian, hasilnya sudah seperti gambar di bawah ini.

Sporadis Azolla Microphylla

AFTER: yang seperti buih itu hasil dari remasan AzoMic yang mati

And then…. taraaa… seminggu kemudian AzoMicnya sudah mulai menyebar banyak di tiga kolam (saya buat 3 kolam). Lalu semakin hari semakin banyak, makin memenuhi permukaan kolam, sampai sekarang. Sebagian sudah ada juga yang menebal dan mulai bertumpuk. Kalau saya perhatikan, proses penyebarannya dari mulai setengah bagian kolam sampai seperti foto di kolam 1 bawah ini, cuma sekitar 3 hari. Lumayan cepat saya pikir. Untuk kolam 3 memang masih sedikit karena saat itu yang ditebar memang sedikit juga, sementara yang mati banyak. Di bawah ini adalah foto per tanggal 31 Juli 2012 yang saya ambil sore hari.

Kolam Azolla Microphylla

AFTER: Kolam 1 – Kolam 2 – Kolam 3 per tanggal 31 Juli 2012 (klik foto untuk memperbesar)

Daaaan…anda mungkin juga akan kaget seperti saya bila melihat foto berikut ini. Ini foto yang barusan saya ambil, per tanggal 1 Agustus 2012, pagi tadi. Di kolam 1 sudah penuh merata hanya dalam semalam, ajaib ya, alhamdulillaah. Cepat sekali pertumbuhannya. Kolam yang lain juga sama, mulai penuh, kecuali kolam 3 yang masih sedikit. Rencana akan saya tebar pisah sebagian dari kolam 1 ke kolam 3. Hmm…sepertinya perlu buat kolam baru nih!

Kolam Azolla Microphylla Penuh

Per tanggal 1 Agustus 2012 – Kolam Azolla Microphylla Penuh

Dari cerita-cerita yang panjang ini, sebenarnya kesimpulannya sangat singkat huhuhu…banyakan curhatnya ya…Berdasarkan yang saya alami, AzoMic ini ternyata memang suka sekali media dan air yang kaya nutrisi. Sebisa mungkin tambahkan nutrisi berupa lumpur kurasan air kolam ikan atau pupuk P.

Untuk poin pentingnya (ini khusus sharing pengalaman budidaya di kolam kecil):

  • Usahakan media kompos dan pupuk kandangnya setinggi minimal 5 cm, bisa ditambah pakai tanah. Pukan kambing lebih bagus lagi kalau ada.
  • Usahakan tinggi airnya minimal 20cm atau tidak lebih dari 30cm dari media
  • Menggunakan air kolam ikan hasilnya lebih efektif dibandingkan air biasa karena sudah kaya dengan nutrisi, tapi air biasa juga ga masalah selama asupan nutrisi cukup
  • Diletakkan di tempat yang kena cahaya matahari langsung lebih efektif, tapi jangan terlalu panas
  • Penambahan nutrisi secara berkala akan membuat penyebarannya lebih banyak dan bertumpuk
  • Jika ada, tambahkan lumpur hijau dari dasar kolam saat kita menguras kolam ikan kita
  • Penambahan pupuk P juga lebih bagus lagi (cuma yang ini saya belum coba, nanti mau coba juga)

Kalau ada tambahan lainnya atau ada yang perlu dikoreksi, silakan :)

Semoga bermanfaat!

Update 28 Agustus 2012

AzoMic kami berkembang semakin pesat. Hampir setiap hari (maksimal 3 hari sekali) AzoMic sudah bisa dipanen. Sebagian saya tebar langsung ke kolam ikan untuk pakan dan ternyata ikannya memang cepat gemuk. Ikan gurame saya yang tadinya pucat sekarang warnanya lebih cerah cling cling hehe… Ikan patinnya juga rakus makan azolla. Sudah hampir 3 minggu ikan kami free pelet sekarang. Karena pertumbuhan Azolla ini sangat cepat, maka akhirnya secara tak langsung kolam ikannya juga berfungsi sebagai kolam budidaya azolla. Saking cepatnya pertumbuhan si AzoMic ini, saya sampai kewalahan mau di kemanain itu azolla. Akhirnya atas saran seorang teman, azollanya saya jadikan pupuk untuk tanaman, dijadikan kompos dan POC. Cara membuatnya bisa dibaca di sini.

Kolam Budidaya Azolla

AzoMic di kolam ikan (sebelum dipanen)

Panen Azolla Microphylla

Panen Azolla

advertisement

65 komentar

  1. jodi singgih /

    Malam pak,

    Kebetulan saya jg tinggal di medan
    Saya pingin coba budi daya azola,dimana bisasaya dapat bibitnya?
    brp harganya per kg?

    Trmksh sebelumnya,

    Jodi medan

    • Evyta Ar /

      sudah saya email informasinya ya pak. terima kasih

      • ifienspeed /

        saya pengen budidaya azolla pak, lokasi saya di medan, bisa minta alamat bpk n no hpnya? tx

      • Andri /

        Mohon info kontak detailnya.
        Saya tinggal di Medan. Mau coba azollanya yg kering buat pakan ikan lele.
        Alamat email saya aisyunanto@gmail.com
        Ditunggu info selanjutnya.

        Salam

    • malam pak
      kebetulan saya tinggal di sekitar medan
      saya pingin coba budidaya azolla (azomic)
      di mana saya bisa dapat bibitnya???
      brapa harga per kg
      ooa saya minta nope yg bisa di hubungi…

      Trmksh sebelumnya

      aydil

      • Evyta Ar /

        kita sudah kirim emailnya ke email yang ada di komentar bapak, tapi selalu gagal, sepertinya emailnya salah. boleh minta email yang biasa digunakan?

  2. tolong kirimi saya juga mba… saya di kalimantan selatan.. plus ongkos kirimnya ..

  3. Salam kenal pak..
    Saya juga tinggal di medan nih..
    Lokasi dimana dan harga per kg berapa ya pak?
    Sebelumnya saya ucapkan terimakasih

    • Evyta Ar /

      salam kenal pak. lokasi di Jl. Pelajar Timur. Detil infonya sudah saya email ya. terima kasih

      • Salam knal mbak Evy..
        Saya Azizi, bisa minta alamat detail dan kontak nomornya mbak..rancagannya saya mau ke Medan. Kalau kesempatan saya bisa kontak dan bisa beli bibit azolla dari mbak Evy. Makasih ya!!!..

  4. Salam kenal pak saya,,Τoℓoиƍ kirimi saya juga untuk k padang brp ongkir,,terimakasih

  5. SISWANTO /

    Salam kenal ,
    Saya tertarik manfaat tanaman Azolla Microphylla mohon informasi :
    Apakah betul Azolla Microphylla bukan tanaman endemik indonesia Apakah pengembang biakan tanaman tersebut harus dari bibit tanaman yang masih segar/hidup atau dapat pula dari tanaman yang sudah kering.
    Dan bagaimana untuk mendapatkan bibit tanaman Azolla Microphylla tsb.

    Tks atas penjelasannya
    sis, Bandung

    • Evyta Ar /

      salam kenal,

      azolla microphylla bukan tanaman endemik Indonesia. tanaman ini juga ada di luar negeri dan banyak juga dimanfaatkan.

      dari yang pernah kami coba dan baca dari pengalaman orang-orang yang budidaya azolla, peluang berkembangnya lebih besar bila ditebar dari azolla segar/hidup, minimal masih bertahan 50% atau sedang membawa buntil spora jika dari perjalanan jauh banyak yang mati. saya sendiri menebar azolla ini dari bibit yang sudah banyak yang mati, tetapi karena sudah menggendong buntil spora, spora inilah yang dilepaskan dan menjadi bibit baru. jika dari azolla kering, khawatirnya buntil spora juga sudah ikut kering mungkin ya…

  6. Ahmad sidiq yusuf /

    Assalamu Alaikum .
    tolong detail harganya donk klo ke makassar . makasih sebelumnya :)

  7. taufik /

    pak. saya di amplas. saya ingin beli bibit azolaa dari bapak. bisa minta alamat bapak serta biaya beli azolanya pak ….

  8. Slm knal Pak…
    Saya galih di jln karya bakti medan johor.
    Mohon kirimkan no Hp bpk k email saya, saya mau beli azolla

  9. Salam kenal..
    Saya tinggal di Sumbar tepatnya di Dharmasraya ( 4 jam dari Padang, 18 jam dari Medan )..saya mebutuhkan Azolla utk ternak saya..bisa saya beli ? Mhn infonya..

    • udah dpat bibit azolla nya
      kak?info dunk kak ke
      081277800110 sekalian mo
      konsul tntg budi daya azomic
      nya. atta dhrmasraya

  10. saya tertarik membudidayakan azola, klw dikirim kepalu sulteng harga+ongkirnya berapa pak?

  11. Salam kenal pak…
    Sangat menarik utk dikembangkan, tapi bangaimana dengan kondisi air kolam…? Apa mempengaruhi juga gak? Thanks infonya…

    • Evyta Ar /

      salam kenal pak.

      kondisi kolam memang mempengaruhi. kolam yang berisi ikan budidaya sebaiknya tidak dijadikan kolam budidaya azolla, sebab biasanya akan cepat habis dimakan ikan. sebaiknya kolam azolla terpisah.

      untuk kondisi air, air yang kaya nutrisi memang lebih bagus, tapi sejauh ini teman-teman yang budidaya azolla umumnya menggunakan air biasa dengan media dasarnya beragam, ada tanah merah saja, ada kompos dan pupuk kandang, ada tanah hitam biasa. perkembangannya baik.

      asalkan air kolam tidak bau seperti air limbah atau buangan, tidak mengandung deterjen, azolla akan aman. hindarkan juga pemakaian pupuk kandang yang belum matang, sebab bisa menyebabkan azolla mati.

  12. richard /

    Halo bu
    saya richard,mau beli bibit azolla, tolong info alamat dan kontak di medan dan harganya

    trims richard /P Siantar

  13. tohap nababan /

    Salam kenal saya berada dikalimantan barat tepatnya dijln:tayan dusun:sutra desa:temiang mali kec:batang tarang kab sanggau saya sangat tertarik dengan budidaya Azolla tolong diinfokan cara mendapatkan dan biayanya atas perhatianya saya ucapkan trims

  14. Evyta Ar /

    @ll, salam kenal. untuk emailnya sudah kami kirimkan sesuai permintaan. terima kasih

  15. sudirman /

    Salam kenal, tolong informasi , mendapat bibit azola , saya tinggal di lampung, kalau bisa no. Tlp/hp

  16. Saya juga berminat dgn bibit azolla,kalau dikirim ke kediri /kg brapa ya ? Tks

  17. salut buat anak medan….. *JempoL

  18. jaya saragih /

    Siang Pak, kalau bertempat tinggal di siantar bagaimana cara saya bisa memperoleh bibit azolla_nya? trims

  19. Pak saya butuh info bagaimana dapat bibitnya. saya di medan. berapa harganya per kilo ? mhn info ya pak. di nomor berapa saya hubungi bapak. Salam

  20. Mindah Winarni Haryanto /

    Mbak aku mau beli bibit Azolanya harga perkilonya berapa dan ongkos kirimnya juga, alamatku di Lumajang Jawa Timur , trimakasih sharenya ya

  21. Evyta Ar /

    @all, email informasi bibit azolla sudah saya email ya… termasuk info penyedia azolla di kota-kota terdekat supaya lebih dekat dan azolla lebih cepat sampainya. terima kasih atas perhatian dan komentarnya. sukses selalu :)

  22. pk mhon no hp nan almatny yg lengkap…..tks

  23. Afrino /

    salam kenal mbak….
    saya afrino alamat saya di sumbar(Kab.Sol-Sel)saya tertarik dengan tumbuhan azzola…dan saya juga mau ingin mengembangkan budidaya azzola d daerah saya khususnya di dinas pertanian sol-sel.saya mohon informasi tentang pembelian n bibit tumbuhan azzola tersebut…+ biaya ongkos kirimnya

    terima kasih

  24. Handrik /

    saya dari bekasi, dimana ya bisa dapat bibit azolla di daerah bekasi?

    terima kasih

  25. bambang /

    salam kenal……
    bisa di infokan secara detail untuk mendapatkan bibit azolla (harga + ongkirnya) serta cara pengembangannya.
    saya tinggal di bengkulu.terima kasih

  26. Luluk /

    Mau dong bibit azollanya, email ya cra pesannya

  27. ass. mbak, saya ari dari sumbawa NTB dan sy skrg lag budi daya ikan lele, saya sudah sering membaca2 di internet tentang pakan ikan salah satux azolla nah saya ingin tahu brapa harga/kg dan brapa ongkosx kalau di kirim ke tempat saya..? mohon blsanx karna sy membutuhkan informasihx. trims

  28. Abdi /

    Ass,
    Saya dari Ujung Gading, Pasaman Barat, Sumbar. Yang saya tanyakan apakah pengirimannya bisa menggunakan Bus ALS agar cepat nyampe (1 hari). Dan berapa harga 1 paket + ongirnya
    Terima kasih atas informasinya,

  29. Evyta Ar /

    wa’alaikumussalam wr wb.

    @all, sudah diinfokan ke email masing-masing ya. untuk daerah terdekat juga sudah saya infokan. terima kasih.

  30. lesmana ginting /

    saya di medan, pengen beli bibit azzolla, klw blh tau brp harga dan dmana alamatnya pak ??? trims…..

  31. nurma /

    assalamu’alaikum buk.saya di padang.mohon info harga azolla+ongkir ke padang.terima kasih banyak.

  32. Khairul /

    saya tinggal di medan tepatnya di kab Serdang Bedagai, tlg info mengenai bibitnya ya. ini No HP saya 082361331650

  33. saya dari bekasi pak, mau beli bibit azoMic nya. Mohon info pemesanan ke email saya pak

  34. pak,mau tanya
    tinggalnya di jalan pelajar nomor berapa ya
    tq

  35. Fahmi /

    Salam Kenal saya Fahmi dari Medan, pingin juga ni coba budidaya azola, ada sikit halaman di belakang rumah, tolong info ke email ya, terima kasih

  36. Fahmi /

    Salam berkebun, saya Fahmi di medan pingin coba budidaya Azola, mohon info berapa harganya ya..thanks

  37. jonathan /

    Salam kenal, info azolla nya sangat bermanfaat, posisi saya ada di medan, apakah bisa menjual bibit azollanya? saya tunggu emailnya ya, kalau bisa ada pin bb dan no telp supaya memudahkan utk berhubungan. Thanks

  38. untuk dilampung ada gk ??

  39. untuk yang membutuhkan bibit azolla microphylla silahkan hubungi 08562571577 bisa kirim ke seluruh indonesia facebook azolla magelang

  40. rijal rangkuti /

    Salam kenal…
    Kebetulan saya tinggal di medan dan tertarik dengan azolla…bisa tau alamatnua dimana dan no hp yg bisa dihubungi…
    Makasih sebelumnya…

  41. asw salam kenal. mohon info banget yang punya bibit azolla microphylla di sumatra barat. makasih dari dharmasraya

  42. Pak…posisi saya di langsa 3 jam dari medan…saya mau pesan bibit azolanya…saya hubungi kemana ya?

  43. Menurut uraian cerita di atas., ada azolla yang disebar di kolam ikan, itu ketinggian air kolam ikan berapa??

    Memang azolla dapat hidup di ketinggian air 50 cm dari dasar????

  44. BESSE MAHBUBA /

    Minta informasi penjualan bibit azolla pinnata dong saya mau beli yang daerah makassar,, krim ke emailku bessemahbuba@gmail.com

  45. afdal /

    Asslmlkm pak… Saya juga tertarik untuk membudidayakan azomic ini pak…..harga per paket n ongkirnya kalau ke payakumbuh ( Sumbar ) berapa ya pak?? Terima kasih sebelumnya.

  46. mohon info harga azzola dan ongkirnya, saya tinggal di kab.Lebong prov.Bengkulu, ke email saya.bundaajeng0311@gmail.com.trims

  47. rezki /

    Pak tolong kirimkan harga termasuk ongkir azolla ke email saya y.. Karna saya ingin budidaya.. Alamat email saya wahyudirezi@gmail.com … Terima kasih pak..

    • latif /

      Bagi teman ” yang ingin pesan azzola hub
      085 853 910 608

  48. rezki /

    Saya berada di daerah Riau Kampar pak..

  49. tharmizi hakim /

    Saya tinggal di tanjung sari kecamatan medan tuntungan, membutuhakan azolla, berapa harganya mbak. terimakasih atas informasinya.

  50. Nugraha D0anta /

    Pemesanan bibitnya bisa mas?
    Bisa email info lengkapnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>